Minggu, 14 September 2014

Sehat dengan kedelai

Sehat dengan kedelai




 Kedelai mampu membantu menyembuhkan penyakit diabetes. Selain itu, masih banyak penyakit lain yang masi bisa bengan di antisipasi dengan kedelai. Jangan malu apalagi takut, juka dibilang bangsa tempe. Paling tidak beberapa penelitian menyangkut prodak makanan yang berasal dari kacang kedelai (Glycine Max) memiliki manfaat yang sama dengan daging.

 Bahan utama tempe adalah kedelai. Bhan utama tempe adalah kedelai. Tentu saja manfaat pada tempe takdapat dilepas dari menfaat kedelai. Selain diolah menjadi temped dan tahu, kacang kedelai dapat pula di olah menjadi sari kedelai, susu kedelai, sop, miso dll.

Mengapa begitu banyak kasiat yang dimiliki kacang ini? Berbagai penelirtian telah mengungkap bahwa terdapat banyak unsur aktif pada kacang kedelai yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Antara lain protein, zata besi, kalsium vitamin A, B, B1, B2, dan B12 yang berperan membentuk sel-sel darah merah. Jumlaya pun terdapat lebih banyak terdapat di kacang kedelai dari pada kacang jenis lain.

Kandungan lesitin pada kacang kedelai mengandung lemak takjenuh linoleat, oleat dan arakhidat. Lemak ini dapat berfungsi sebagai lipotropikum dapat mencegah penumpukan lemak berlebihan dalam tubuh. Sedangkan sedangkan kandungan serat yang sangat tinggi dapat menurunkan kadar kolestrol dalam darah dan membantu merangsang metabolisme dalam tubuh. Sehingga sagat bersahabat dengn jantung.

Namun terdapat penelitian lain yang menyatakan bahwa kacang kedelai tidak baik bagi kesehatan jantung dan ginjal. Sebab menurut penelitian tersebut dalam kedelai terdapat persenyawaan yang dikenal dengan nama oksalat.

 Jika di dalam ginjal oksalat ini bertemu dangan kalsium, maka akan membentuk batu ginjal. Oleh kerena itu pendenrita batu ginjal di anjurkan agar tidak mengkonsumsi oksalat lebih dari 10 mg per hari. Penelitian ini kemudian dapat dipatahkan penelitian lain yang dilakukan oleh Giusseppe D’Amico dan koleganya dari San Carlo Hospital, Milan.

Penelitian baru melaporkan bahwa pasien yang sakit injal ketika diberi asupan kedelai sebagai sumber protein malah dapat memperbaiki fungsi ginjal pasien. Halaini ditandai dengan menurunnya ekskresi protein pada urin.

 Bahakan, menurut menurut penelitian D’Amico ini asupan protein hewani yang tinggi, eperti daging dan telur, dapat menyebabkan terlepasnya kalsium dari tulang yang akan mengakibatkan kerja ginjal semakin berat. Sehingga dinyatakan bahawa protein kedelai lebih cocok bagi pasien ginjal karena tidak menggerus kalsium.

Selain itu, Dr Zuheid dari Teknologi Pertanian UGM telah menemukan bahwa kedelai mampu menyembuhkan penyakit diabetes, karena dalam kedelai terkandung senyawa antitripsin yang dapat memacu fungsi pangkreas untuk memproduksi insulin lebih banyak. Dan, ternyata kedelai juga mengandun isoflafon, diantaranya Daidzein 10,5 hingga 85 dan Genistein 26,8 mg per 100 grberat kering. Isoflavon ini diketahui dapat mencegah atau menhentikan perkembangan sel kangker setelah tahap inisiasi. Inisiasi yakni, terjadinya perbanyakan sel-sel tumor atau kangker secara tidak terkendali.

 Isoflafon juga dapat mengurangi rasa nyeri dan meningkatkan kepadatan tulang, fugsi ini tentunya sangat bermanfaat bagi wanita yang mengalami menopouse. Sebab saat menopouse produksi esterogen berhenti selain itu masukan esterogen nabati tidak menimbulkanefek samping. Penelitian profesot Yamamoto tahun 2003 dari jepang mangungkap bahwa Resiko terkena penyakit kangker payu dara juga dapat diatasi oleh Ioflavon, khususnya bagi wanita yang pasca menopause.

Hasil serupa juga perna di ungkap oleh Barnes dan kawan-kawan tahun 1990, bahwa mengkonsumsi isoflavon sebanyak 30 hingga 100 mg per hari mampu mencegah kangker payudara dan untuk laki-laki isoflavon dapat membantu pencegahan kangker prostat.

 Kesimpulan tersebut diperoleh berdasarkan hasil penelitian para ilmuan dari University of California-Davis Cancer Center. Jadi, so..jangan marah sobat jika kita di sebut bagsa tempe malkanan yang sebetulnya membuat kita tetap sehat hehehe..

Selasa, 09 September 2014

Buah kawista sibuah kontroversi



Buah kawista sibuah kontroversi
Kawista(sunda) kawis, kinco, kesto (Jawa),kajer,bila, kabista, karabiasta(Maduara) ganista (India)/elephant wood apple (inggris)/kajer/kawis, Olifantsappel (belanda)
Buah kwista Limonia acidissima syn. Feronia limonia Termasuk dalam jenis jeruk-jerukan. Memiliki pohon berkayu atau golongan tanaman keras bentuk pohon meamping dan berduri,Daun kawista berbentuk majemuk mengandung kantung-kantung minyak yang jika di remas akan menimbulkan bau yang khas. Karena masih keluarga jeruk, buah ini pat disambung dengan tanaman jeruk yang tentunya dapat mempengarui cita rasa buahnya antara asa buah jeruk dan rasa kawista. di Indonesia buah ini paling banyak di temukan di daerah pulau Madura, terutama daerah ekat pantai tanah berpasir.
Menurut Jones (1992), diacu dalam Sukamto (1999), dahulunya tanaman ini  berasal dari india kemudia tersebar di asia sampai ke indonesi, pohon kawista saat ini termasuk golongan tanaman langkah di Indonesia sendiri masih jarang di budidayakan secara masal, sehingga banyak dari kita yang tidak tau sama sekali rasa buah kawista.
Pertumbuhan buah ini cukup lambat, di mulai dari menanam diperlukan waktu antara 10 sampai 15 tahun untuk berbuah, musim buah ini tergolong buah taunan atau siap dikonsumsi hanya satu tahun sekali  di Indonesia buah ini akan masa pada bulan juli sampai September.
Cara mengkonsumsi buah kawista dapat langsung dimakan, namun bila dirasa rasanya kurang nikmat banyak cara pengolahan buah kawista agar lebih nikmat. Salah satu cara paling sederhana adalah dengan mencampur dagingnya dengan buah, adapula dengan cara dijus, di bua sirup kawista, dodol kawista, disumatra digunakan sebagai tambahan bumbu pecel.
Menkonsumsi buah ini sangat bermanfaat bagi tubuh karena buah ini memiliki banyak kandungan serat yang tinggi dan gizi antara lain 74 g air, 7,5 g karbohidrat, 8 g protein, 1,5 g lemak, dan 5 g abu. Bijinya dapat di makan, 100 g bagian biji  terkandung: 4 g air, 26 g protein, 27 g lemak, 3 5 g karbohidrat, dan 5 g abu. Daging buah yang kering mengandung 15% asam sitrat dan asam-asam kalium dalam jumlah kecil, kalsium, dan besi
Selain dikonsumsi buahnya, pohon kawista biasa digunakan sbagai bahan tanaman bonsai karena bentuk pohon yang unik dengan daun yang sangat kecil, sehingga jika dijadikan bonsai akan menghasilkan mahakarya yang sangat indah
Ciri-ciri buah kawista:
1.       Kulit buah kawista memiliki tekstur kulit buah berupa tempurung  yang keras dengan warna coklat muda,
2.       Daging buah berwarna coklat tua dan sekilas jika dilihatagak mirip buah melon
3.       Biji buah  menyebar merata dalam daging buah berukuran sebesar biji delima, dan berwarna putih
4.       Memiliki rasa manis keasaman
5.       Mamiliki aroma khas yang harum
Mengapa buah ini dianggap kontroversi?….buah ini memiliki cita rasa yang kontroversi antara sangat suka atau benci seperti buah durian yang sampai saat ini menjadi buah kontroverrsi kawista juga demikian. Demikian juga denga nasip si kawista Sehingga jika anda mencobanya untuk pertamakali kemungkinannya ada dua, mungkin anda akan menganggap salahsatu buah terniknat atau sebaliknya sebagai buah yang anda benci hehehe…hal ini di karenakan buah ini memiliki aroma khas yang sangat wangi, baunya begitu menyengat sehingga akan berpengaruh pada seseorang yang akan memakannya
Selmat mencoba…..
Referensi: