Buah kawista sibuah kontroversi
Kawista(sunda) kawis, kinco, kesto (Jawa),kajer,bila,
kabista, karabiasta(Maduara) ganista (India)/elephant wood apple (inggris)/kajer/kawis,
Olifantsappel (belanda)
Buah kwista Limonia acidissima
syn. Feronia limonia Termasuk dalam jenis jeruk-jerukan. Memiliki pohon
berkayu atau golongan tanaman keras bentuk pohon meamping dan berduri,Daun kawista
berbentuk majemuk mengandung kantung-kantung minyak yang jika di remas akan
menimbulkan bau yang khas. Karena masih keluarga jeruk, buah ini pat disambung
dengan tanaman jeruk yang tentunya dapat mempengarui cita rasa buahnya antara
asa buah jeruk dan rasa kawista. di Indonesia buah ini paling banyak di temukan
di daerah pulau Madura, terutama daerah ekat pantai tanah berpasir.
Menurut Jones
(1992), diacu dalam Sukamto (1999), dahulunya tanaman ini berasal dari india kemudia tersebar di asia
sampai ke indonesi, pohon kawista saat ini termasuk golongan tanaman langkah di
Indonesia sendiri masih jarang di budidayakan secara masal, sehingga banyak
dari kita yang tidak tau sama sekali rasa buah kawista.
Pertumbuhan buah ini cukup lambat, di mulai dari menanam diperlukan
waktu antara 10 sampai 15 tahun untuk berbuah, musim buah ini tergolong buah
taunan atau siap dikonsumsi hanya satu tahun sekali di Indonesia buah ini akan masa pada bulan
juli sampai September.
Cara mengkonsumsi buah kawista dapat langsung dimakan, namun
bila dirasa rasanya kurang nikmat banyak cara pengolahan buah kawista agar
lebih nikmat. Salah satu cara paling sederhana adalah dengan mencampur
dagingnya dengan buah, adapula dengan cara dijus, di bua sirup kawista, dodol
kawista, disumatra digunakan sebagai tambahan bumbu pecel.
Menkonsumsi buah ini sangat bermanfaat bagi tubuh karena
buah ini memiliki banyak kandungan serat yang tinggi dan gizi antara lain 74 g air, 7,5 g karbohidrat, 8
g protein, 1,5 g lemak, dan 5 g abu. Bijinya dapat di makan, 100 g bagian biji terkandung: 4 g air, 26 g protein, 27 g lemak,
3 5 g karbohidrat, dan 5 g abu. Daging buah
yang kering mengandung 15% asam sitrat dan asam-asam kalium dalam jumlah kecil,
kalsium, dan besi
Selain dikonsumsi buahnya, pohon kawista biasa digunakan
sbagai bahan tanaman bonsai karena bentuk pohon yang unik dengan daun yang
sangat kecil, sehingga jika dijadikan bonsai akan menghasilkan mahakarya yang
sangat indah
Ciri-ciri buah kawista:
1.
Kulit buah kawista memiliki tekstur kulit buah
berupa tempurung yang keras dengan warna
coklat muda,
2.
Daging buah berwarna coklat tua dan sekilas jika
dilihatagak mirip buah melon
3.
Biji buah menyebar merata dalam daging buah berukuran sebesar
biji delima, dan berwarna putih
4.
Memiliki rasa manis keasaman
5.
Mamiliki aroma khas yang harum
Mengapa buah ini dianggap kontroversi?….buah ini memiliki
cita rasa yang kontroversi antara sangat suka atau benci seperti buah durian
yang sampai saat ini menjadi buah kontroverrsi kawista juga demikian. Demikian juga
denga nasip si kawista Sehingga jika anda mencobanya untuk pertamakali
kemungkinannya ada dua, mungkin anda akan menganggap salahsatu buah terniknat
atau sebaliknya sebagai buah yang anda benci hehehe…hal ini di karenakan buah
ini memiliki aroma khas yang sangat wangi, baunya begitu menyengat sehingga
akan berpengaruh pada seseorang yang akan memakannya
Selmat mencoba…..
Referensi:


Tidak ada komentar:
Posting Komentar