Rabu, 22 Oktober 2014

Komik Sebagai Media Belajar Sejarah





Media pembelajaran adalah salah satu factor yang berpengaruh pada hasil belajar siswa, karena melalui media, penyampaian materi pembelajaran dapat menarik minat belajar dan berdampak efektif jika dikemas dengan sebaik-baiknya.
Salah satu masalah yang di hadapkan pada media pembelajaran adalah rasa bosan siswa terhadap materi dan materi mudah hilang dari ingatan siswa. Masalah ini sering ditemukan pada mata pelajarang sejarah, oleh karena itu kita harus mensiasatinya dengan media yang sesuai dengan siafat manusiawi peserta didik agar dapat diterima dengan mudah salah satunya dengan media komik. Komik yang fungsi  dasarnya sebagai hiburan dapat kita inovasi menjadi media pembelajaran, dalam dunia pendidikan komik dapat dirancang sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik untuk menyampaikan materi pelajaran  pada peserta didik. Salah satunya yang paling efektif adalah materi pelajaran sejarah.
Komik akan afektif bila digunakan untuk menyampaikan materi sejarah adalah karena :
1.      Materi sejarah memiliki unsur kronologis yang dapat di ilustrasikan melalui cerita yang dapat dituangkan dalam komik.
2.      Materi sejarah akan mumudah diingat kerena dalam cerita akan dikolerasikan dengan sentuhan unsur seni, yakni seni drama dan jika pembuat komik jika cerdas ia bisa memasukan unsur lawak tanpa merubah isi sejarah. Unsur seni dimasukkan agar dapat mudah diterima oleh kekuatan otak manusia terutama untuk mrangsang otak kanan yang memiliki memori jangka panjang. Hal ini sesuai dengan tesis yang dikemukakan  Plato "Art should be the basic of education". Seni seharusnya menjadi dasar pendidikan, ujarnya. Gema dan relevansi pernyataan ini masih sterasa sampai saat ini, khususnya dalam pelaksanaan pendidikan seni di sekolah umum. Dalam perspektif pendidikan, seni dipandang sebagai salah satu alat atau media untuk memberikan keseimbangan antara intelektualitas dengan sensibilitas, rasionalitas dengan irrasionalitas, dan akal pikiran dengan kepekaan emosi, agar manusia 'memanusia'. Bahkan, dalam batas-batas tertentu, menjadi sarana untuk mempertajam moral dan watak.  
3.      Komik dapat melatih kebiasaan membaca
4.      Komik dapat melatih daya imajinasi pembaca
Konsep pembuatan komik ini  adalah seperti komik biasa pada umumnya, tokoh sejarah dapat digambar dalam bentuk kalikatur, realis,agar lebih persuasiv atau yang lainnya selama wajah sang tokoh masih dapat dikenali, begitu pula dengan penyusunan kata-katanya.  Isi cerita ditulis sehidup mungkin yang melibatkan imajinasi pembuatnya tannpa merubah isi, isi sejarah yang berkaitan dengan data misalkan tanggal kejadian sejarah, nama nama tokoh di buat seringan mungkin untuk dibaca, misalkan: penulisannya diperbesar dan lain sebagainya. Sehingga dalam pembuattannya membutuhkan kreatifitas yang tinggi dari pembuatnya. perang dunia)
 .                      
Kelebihan dari media komik dari perspektif kriteria pemilihan media pembelajaran adalah :
1.      Karena termasuk media grafis, biaya pembuatan komik tidak mahal, karena hanya membutuhkan desain dan modal untuk pencetakan
2.      Pembuatan relative mudah jika ditangi oleh ahli pembuat komik yang memiliki bakat seni menggambar.
3.      Komik sangat efektif dan efisien karena komik dapat merubah  mindset siswa yang semula menganggap materi sejarah sebagai beban berubah menjadi sebuah hiburan sehingga mereka lebih senag membacanya kapnpun dimanapun walaupu bukan waktu belajar
4.      Sesuai dengan kemampuan guru, sebab guru hanya perlu memahami isi komik, dan penyampaian pesan mudah
5.       Sesuai dengan taraf berfikir anak, karena anak – anak dalam masa pengembangan imajinasi.   

 .   Reverensi :
http://sitihayati03.blogspot.com/2011/12/pertemuan-ke-5.html
http://adnaneternality.blogspot.com/2012/04/beberapa-definisi-dan-pengertian-kata.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar